Tutorial: Cara Melihat Password yang Tersimpan di Browser
Tutorial: Cara Melihat Password yang Tersimpan di Browser
Dalam
praktik sehari-hari, tidak sedikit dosen yang mengalami kendala saat hendak
masuk ke akun sistem akademik, e-learning, atau aplikasi administrasi kampus
karena password dianggap salah.
Padahal,
sering kali masalahnya bukan karena akun rusak atau perlu reset, melainkan
karena:
- Salah mengetik (typo)
- Lupa kombinasi huruf besar dan kecil
- Kurang atau lebih satu karakter
- Password pernah diganti tetapi tidak diingat
kembali
Sebelum
terburu-buru memilih menu “Lupa Password”, ada baiknya terlebih dahulu
memeriksa apakah password tersebut sebenarnya sudah tersimpan di browser yang
biasa digunakan.
Sebagian
besar browser modern seperti Google Chrome, Microsoft Edge, dan Mozilla
Firefox memiliki fitur penyimpanan kata sandi (password manager) yang
secara otomatis menyimpan akun dan password ketika kita login.
Cara Melihat Password yang Tersimpan di Browser
Berikut
langkah-langkah umum (contoh pada Google Chrome dan Microsoft Edge):
1. Klik ikon titik tiga di pojok kanan atas browser
Ikon ini
biasanya berada di bagian kanan atas layar browser.
2. Pilih menu Settings / Pengaturan
Setelah
diklik, akan muncul beberapa opsi menu. Pilih Pengaturan.
3. Pilih menu Sandi / Password
Masuk ke
bagian:
- “Autofill” (Isi otomatis), atau
- Langsung ke menu Password / Sandi
Cara Melihat Password |
4. Lihat daftar akun yang tersimpan
Di bagian
ini akan terlihat:
- Nama situs
- Username/email
- Password (dalam bentuk titik-titik)
Untuk
melihat password:
- Klik ikon mata (👁) di samping password
- Masukkan PIN atau password Windows jika diminta
- Password akan ditampilkan
Catatan Penting untuk Dosen
✔ Pastikan Anda melakukannya di komputer pribadi, bukan
komputer umum.
✔ Jangan membagikan password kepada orang lain.
✔ Setelah selesai, tutup kembali menu pengaturan.
Jika
password memang tidak tersimpan, barulah gunakan fitur “Lupa Password”
pada sistem yang bersangkutan.
Penutup
Sebagai
dosen, kita sering mengakses berbagai sistem: SIM Akademik, LMS, email
institusi, jurnal, dan aplikasi administrasi lainnya. Oleh karena itu, memahami
fitur dasar browser seperti pengelolaan password dapat menghemat waktu dan
menghindari reset akun yang sebenarnya tidak perlu.
Semoga
tutorial ini bermanfaat untuk rekan-rekan dosen.
Silakan dibagikan jika dirasa membantu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar