Tata Cara Pembuatan Jurnal Ilmiah
Agenda Rapat Edukasi
Materi: Tata Cara Pembuatan Jurnal Ilmiah
Narasumber: Aco Nasir
Institusi: Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman)
A. Pendahuluan
1. Latar Belakang
Publikasi ilmiah dalam bentuk artikel jurnal merupakan kewajiban akademik
dosen sekaligus indikator utama kinerja tridarma, khususnya pada unsur
penelitian. Artikel jurnal tidak hanya menjadi syarat pengembangan karier dosen
(jabatan fungsional, serdos, dan BKD), tetapi juga berkontribusi langsung pada
reputasi institusi dan pengembangan keilmuan.
Namun, dalam praktiknya masih banyak dosen yang menghadapi kendala dalam
menulis jurnal, mulai dari penentuan topik, struktur artikel, pemilihan jurnal,
hingga proses submit dan revisi. Oleh karena itu, rapat edukasi ini dirancang
untuk memberikan panduan sistematis dan praktis tentang tata cara pembuatan
jurnal ilmiah yang sesuai dengan kaidah akademik.
2. Tujuan Materi
Materi ini bertujuan untuk:
·
Memberikan pemahaman dasar
tentang jurnal ilmiah
·
Menjelaskan struktur dan
sistematika artikel jurnal
·
Membimbing tahapan
penulisan artikel ilmiah secara praktis
·
Membantu dosen menyiapkan
artikel yang layak submit
B. Konsep Dasar Jurnal Ilmiah
1. Pengertian Jurnal Ilmiah
Jurnal ilmiah adalah media publikasi hasil penelitian atau kajian ilmiah
yang ditulis secara sistematis, objektif, dan berbasis data, serta melalui
proses penilaian sejawat (peer review).
2. Fungsi Jurnal Ilmiah
·
Media diseminasi ilmu
pengetahuan
·
Bukti kinerja penelitian
dosen
·
Syarat jabatan fungsional
dan sertifikasi dosen
·
Indikator mutu akademik
perguruan tinggi
3. Jenis Jurnal
·
Jurnal nasional
·
Jurnal nasional
terakreditasi (SINTA)
·
Jurnal internasional
·
Jurnal internasional bereputasi
C. Etika dan Prinsip
Penulisan Ilmiah
Penulisan jurnal harus mematuhi prinsip:
·
Kejujuran akademik
·
Orisinalitas karya
·
Bebas plagiarisme
·
Sitasi dan referensi yang
benar
·
Kepatuhan pada pedoman
jurnal
Plagiarisme, duplikasi publikasi, dan manipulasi data merupakan pelanggaran
serius dalam dunia akademik.
D. Menentukan Topik dan
Judul Artikel
1. Sumber Topik
Topik artikel dapat berasal dari:
·
Hasil penelitian dosen
·
Pengembangan riset
sebelumnya
·
Isu aktual dalam bidang
keilmuan
·
Kajian teoretis atau
konseptual
2. Kriteria Topik yang Baik
·
Spesifik dan fokus
·
Relevan dengan bidang
keilmuan
·
Memiliki kebaruan (novelty)
·
Didukung data atau argumen
ilmiah
3. Judul Artikel
Judul harus:
·
Jelas dan informatif
·
Mewakili isi artikel
·
Tidak terlalu panjang
·
Mengandung kata kunci utama
E. Struktur Umum Artikel Jurnal
Sebagian besar jurnal menggunakan struktur IMRaD, yaitu:
1. Judul dan Identitas Penulis
·
Nama penulis tanpa gelar
·
Afiliasi institusi
·
Alamat email korespondensi
2. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak memuat:
·
Latar belakang singkat
·
Tujuan penelitian
·
Metode
·
Hasil utama
·
Simpulan
Panjang abstrak umumnya 150–250 kata.
3. Pendahuluan
Berisi:
·
Latar belakang masalah
·
Tinjauan singkat penelitian
terdahulu
·
Kesenjangan penelitian
(research gap)
·
Tujuan dan kontribusi
penelitian
4. Metode Penelitian
Menjelaskan:
·
Jenis dan desain penelitian
·
Subjek/objek penelitian
·
Teknik pengumpulan data
·
Teknik analisis data
5. Hasil dan Pembahasan
·
Penyajian data hasil
penelitian
·
Analisis dan interpretasi
hasil
·
Keterkaitan dengan teori
dan penelitian sebelumnya
6. Simpulan dan Rekomendasi
·
Jawaban atas tujuan
penelitian
·
Implikasi teoretis dan
praktis
·
Saran untuk penelitian
selanjutnya
7. Daftar Pustaka
·
Disusun sesuai gaya sitasi
jurnal (APA, Chicago, dll.)
·
Hanya memuat sumber yang
disitasi dalam teks
F. Teknik Penulisan dan
Sitasi
1. Gaya Bahasa
·
Formal dan objektif
·
Jelas dan ringkas
·
Menghindari opini tanpa
dasar
2. Sitasi dan Referensi
·
Gunakan aplikasi manajemen
referensi (Mendeley, Zotero)
·
Konsisten dengan gaya
sitasi jurnal
·
Utamakan sumber primer dan
terbaru
G. Memilih Jurnal yang Tepat
Pertimbangan memilih jurnal:
·
Kesesuaian fokus dan scope
·
Tingkat akreditasi atau
reputasi
·
Template dan author
guidelines
·
Lama proses review
Hindari jurnal predator yang tidak memiliki proses review yang jelas.
H. Proses Submit dan Review
Tahapan umum:
1. Menyesuaikan artikel dengan template jurnal
2. Submit melalui OJS atau sistem jurnal
3. Proses review oleh reviewer
4. Revisi artikel
5. Keputusan diterima atau ditolak
Revisi merupakan bagian normal dalam publikasi ilmiah.
I. Kesalahan Umum dalam Penulisan Jurnal
·
Topik terlalu umum
·
Abstrak tidak mencerminkan
isi
·
Metode tidak jelas
·
Pembahasan dangkal
·
Sitasi tidak konsisten
J. Tips Praktis Menulis Jurnal
·
Mulai dari hasil penelitian
yang sudah ada
·
Gunakan outline sebelum
menulis
·
Ikuti template jurnal sejak
awal
·
Minta masukan sejawat
·
Konsisten menulis dan
merevisi
K. Penutup
Menulis jurnal ilmiah adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan
ditingkatkan melalui latihan yang konsisten. Dengan memahami struktur, etika,
dan proses publikasi, dosen diharapkan mampu menghasilkan artikel ilmiah yang
berkualitas dan berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan
institusi.
Terima kasih
Semoga materi ini bermanfaat dan menjadi panduan praktis dalam penulisan jurnal
ilmiah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar