Naik ke Lektor
Kepala: Strategi Memenuhi Syarat Administratif dan Substansial
| Koleksi Buku Terlengkap di Toko Buku Kami | CV. Cemerlang Publishing |
Kalau kamu sudah settled sebagai Lektor dan mulai bertanya-tanya,
“Bagaimana sih supaya bisa naik jabatan jadi Lektor Kepala dengan mulus?”,
— artikel ini jawab semua pertanyaan kamu secara gaya santai tapi tetap informatif 😊
Naik dari Lektor ke Lektor Kepala bukan soal “nunggu lama saja”, tetapi soal
strategi dan persiapan yang matang — dari data
administratif, BKD, sampai publikasi karya ilmiah yang layak. Ayo kita bahas
semuanya step-by-step!
📌 Apa Itu Lektor Kepala dan Kenapa Penting?
Sebelum masuk ke strategi, kita harus tahu dulu:
Lektor Kepala adalah jenjang jabatan akademik
fungsional yang lebih tinggi dari Lektor. Posisi ini menunjukkan bahwa seorang
dosen bukan hanya produktif dalam mengajar, tetapi juga berkontribusi nyata
dalam penelitian dan pengabdian masyarakat secara konsisten dan berkualitas.
Jabatan ini bukan hanya “level di atas”, tetapi juga langkah penting dalam karier
akademik yang lebih mapan, baik dari sisi profesional maupun
pengakuan formal.
🧩 Syarat Administratif: Bukan Sekadar Angka, Tapi Kejelasan Data
Sebelum masuk ke syarat substantif praktis seperti publikasi, kamu harus
memastikan semua syarat administratif
dipenuhi terlebih dahulu. Ini adalah fondasi yang seringkali lupa
dicek oleh banyak dosen.
✔️ 1. Jabatan Terakhir Harus “Lektor”
Kalau kamu masih menjabat Lektor, artinya sudah
memenuhi syarat pertama: jabatan terakhir adalah Lektor. Ini adalah prasyarat
mutlak sebelum bisa naik ke Lektor Kepala.
✔️ 2. Pendidikan Minimal S2
Secara umum, kamu tetap memerlukan kualifikasi pendidikan
minimal Magister (S2) — baik itu kamu lulusan S2 atau S3.
Kualifikasi S3 memang menjadi nilai tambah besar, tetapi pada jenjang ini
syarat minimum tetap S2 dengan persyaratan lain terpenuhi.
✔️ 3. Telah Menjabat Lektor Selama Lebih dari 2 Tahun
Ini bukan sekadar rutinitas. Kamu wajib
sudah menempati jabatan Lektor selama lebih dari 2 tahun
sejak TMT jabatan terakhir sebelum bisa diajukan ke Lektor Kepala.
✔️ 4. BKD 4 Semester “Memenuhi” (M)
Ini sering jadi pembeda antara yang lolos dan tidak.
Semua laporan Beban Kinerja Dosen (BKD) untuk empat semester terakhir harus
sudah dinyatakan memenuhi (M).
Kalau ada semester yang statusnya “tidak memenuhi”, itu bisa menunda proses
kenaikanmu.
Ini kenapa penting untuk selalu update BKD setiap semester, jadi saat tiba
waktunya pengajuan, tidak ada yang harus kamu kejar mendadak.
🧮 Syarat Substansial: Nilai Tambah
dari Publikasi dan KUM
Nah, kalau administratif sudah siap, langkah selanjutnya adalah
mempersiapkan faktor substansial: angka
kredit, publikasi karya ilmiah, dan kontribusi nyata dalam tridharma.
📈 1. Total Angka Kredit (KUM) Harus Memadai
Untuk naik ke Lektor Kepala, kamu harus memiliki angka
kredit fungsional (KUM) yang memenuhi syarat untuk jabatan Lektor Kepala.
Ini mencakup angka kredit dari tiga pilar utama:
·
Pendidikan
dan Pengajaran
·
Penelitian
dan Publikasi
·
Pengabdian
kepada Masyarakat dan Penunjang
Secara garis besar, dosen yang naik dari Lektor ke Lektor Kepala harus sudah
mengumpulkan angka kredit lebih tinggi dari Lektor
biasa — biasanya berkisar antara ratusan poin, tergantung kebijakan kampus dan
aturan nasional.
Strateginya:
👉 Buat roadmap angka kredit
sejak awal
👉 Tentukan target publikasi setiap tahun
👉 Maksimalkan kegiatan tridharma yang bernilai
kredit tinggi
📜 2. Minimal 1 Publikasi Ilmiah Berkualitas
Kalau hanya mengandalkan angka kredit saja, itu belum cukup. Ada syarat
khusus yang perlu kamu penuhi berupa karya ilmiah dengan
kualitas tertentu.
Berdasarkan juknis terbaru, syarat publikasi untuk naik ke Lektor Kepala
mencakup:
·
Minimal
1 karya ilmiah di jurnal nasional terakreditasi tinggi (misalnya SINTA 2)
sebagai penulis pertama; atau
·
Jurnal internasional yang
terindeks bereputasi (misalnya Scopus/Q3+), tergantung rekomendasi penilaian.
Setiap publikasi itu bernilai angka kredit, jadi penting untuk memilih
jurnal yang tidak hanya terindeks, tetapi juga sesuai kriteria penilaian
Jabatan Fungsional Dosen di SISTER.
💡 Tips: Fokus
dulu pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 1–2 yang lebih mudah diakses,
kemudian targetkan jurnal internasional untuk bonus kredit substansial.
🧠 3.
Sertifikat Pendidik (Serdos) Jika Dipersyaratkan
Beberapa periode penilaian, misalnya dalam gelombang kenaikan tertentu,
mensyaratkan sertifikat pendidik (Serdos)
sebagai bagian dari bukti kualifikasi profesionalisme pengajaran dosen.
Kalau kampusmu mewajibkan ini, artinya kamu harus sudah lulus Sertifikasi
Dosen sebelum periode penilaian dijalankan.
🗂️
Strategi Cerdas Memenuhi Semua Itu
Sekarang setelah tahu apa saja syaratnya, bagaimana caranya optimal
dan efisien supaya kamu siap naik jabatan dengan kurang drama dan
revisi berkepanjangan?
Berikut tips strategi yang bisa kamu terapkan:
🚀 1. Mulai dari Perencanaan KPI Setiap
Semester
Jangan tunggu sampai akhir tahun untuk mengejar angka kredit.
Buat target KPI semesteran yang jelas:
✔ BKD selesai tepat waktu
✔ Publikasi sedang dalam proses review
✔ Kontribusi pengabdian masyarakat terlaksana dan
terdokumentasi
Dengan perencanaan yang baik, kamu tahu apa yang harus dikejar setiap tahun.
📖 2. Maksimalkan Dokumentasi Kinerja Sejak
Awal
Sistem penilaian kini semakin digital dan terintegrasi, seperti melalui
SISTER dan database nasional lainnya. Oleh karena itu:
✨ Semua bukti publikasi — simpan tautan
SINTA/PubMed/Scopus
✨ Tanda bukti BKD — file pdf yang rapi
✨ Dokumen administratif lain — format sesuai aturan
Kalau sudah rapi sejak awal, proses pengajuan tinggal upload tanpa repot.
📌 3. Posisi Publikasi yang Cermat Bikin
Untung
Strategi besar dalam publikasi itu bukan banyak, tapi tepat
sasaran.
➡ Pilih jurnal yang relevan dengan bidangmu
➡ Pastikan jurnal itu terakreditasi atau
terindeks internasional
➡ Hindari jurnal predatory
Ini bukan hanya soal memenuhi syarat, tetapi juga membangun reputasi
ilmiahmu secara profesional.
💡 4. Konsultasi dengan Unit BKD atau Tim PAK
Kampus
Kalau kamu masih ragu apakah angka kreditmu memenuhi syarat, jangan ragu
untuk:
🔎 Konsultasi dengan penanggung jawab BKD di
kampus
📄 Tanya operator PAK untuk rincian syarat
khusus
📊 Review ulang rencana publikasi dan angka
kredit
Mereka bisa memberikan panduan praktik terbaik yang sesuai kebutuhan
fakultasmu.
🧠 Penutup: Lektor Kepala Bukan Sekadar Target, Tapi Proses
Mencapai jabatan Lektor Kepala bukan
sekadar ingin titel yang lebih tinggi — tetapi refleksi dari konsistensi
kinerjamu sebagai dosen profesional di tiga pilar: pendidikan, penelitian, dan
pengabdian.
Kalau kamu sudah membangun kebiasaan kerja yang terukur,
terdokumentasi, dan terencana, proses kenaikan jabatan akan
terasa lebih mulus dan terarah.
Ingat. Ini bukan sprint — ini maraton karier
yang perlu strategi, disiplin, dan kerja cerdas. Siapkan dari sekarang, dan
kamu bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal. 👩🏫💪
📌 Sumber Referensi Utama:
Panduan syarat kenaikan jabatan akademik terbaru dari SISTER,
Permendiktisaintek No. 52 Tahun 2025, serta peraturan penilaian LK tahun 2025.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar