![]() |
| Gambar dibuat oleh Aco dengan bantuan Gemini |
Persiapan Video Pengajaran PDD-UKTPT untuk Serdos 2026: Santai tapi Serius!
Halo
Bapak/Ibu Dosen yang luar biasa!
Sudah
siap-siap menyambut Serdos 2026? Nah, salah satu elemen paling krusial
dalam portofolio sertifikasi dosen pada layanan SISTER adalah PDD-UKTPT
(Pernyataan Diri Dosen dalam Unjuk Kerja Tri Dharma Perguruan Tinggi),
khususnya untuk Unsur Pengajaran.
Bagi
Bapak/Ibu yang baru pertama kali ikut Serdos atau yang ingin memperbarui
kualitas video di periode ini, artikel revisi ini hadir sebagai panduan
nonformal tapi tetap lengkap dan sesuai regulasi terbaru.
Yuk, kita
kupas satu per satu apa saja yang perlu disiapkan untuk video PDD-UKTPT Unsur
Pengajaran ini! Walaupun kelihatannya sederhana—hanya merekam diri sendiri saat
mengajar—nyatanya ada komponen khusus yang wajib dipenuhi agar hasilnya
maksimal dan dinyatakan "Memenuhi" oleh Asesor.
1. RPS Harus Siap, Lengkap, dan Terotorisasi
Sebelum Bapak/Ibu
menyalakan kamera atau menata slide presentasi, pastikan Rencana Pembelajaran
Semester (RPS) mata kuliah yang diampu sudah dalam kondisi siap dan valid.
Video pengajaran yang dibuat wajib sinkron dengan materi serta Sub-CPMK
yang tercantum di dalam RPS.
π Catatan Penting:
- Pastikan RPS telah ditandatangani oleh Dosen
Pengampu / Koordinator RMK dan disahkan oleh Ketua Program Studi
(Kaprodi).
- RPS harus mencantumkan tatanan Capaian
Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
yang jelas.
- RPS ini bukan sekadar formalitas, melainkan
landasan pembelajaran. Jika skenario di video bertolak belakang dengan
alur pembelajaran di RPS, hal ini bisa menjadi catatan kritis bagi Asesor.
2. Linieritas Mata Kuliah dengan Rumpun Keilmuan
Pilihlah
mata kuliah yang sesuai dengan kesesuaian/linieritas bidang keilmuan dan
kualifikasi akademik Bapak/Ibu.
Misalnya,
jika keahlian utama Bapak/Ibu berada di rumpun Kesehatan Masyarakat,
ampu dan rekamlah mata kuliah seperti Biomedik I atau Epidemiologi,
bukan mata kuliah di luar rumpun utama seperti Sistem Informasi Manajemen
Rumah Sakit atau Ekonomi Mikro tanpa dasar kualifikasi yang jelas.
π Tips Memilih Mata Kuliah:
- Sudah biasa Bapak/Ibu ampu dalam beberapa
semester terakhir.
- Menguasai kedalaman materinya secara
komprehensif.
- Terdata secara resmi di PDDikti dan SISTER pada
semester berjalan.
3. Hindari Materi yang Terlalu Dasar (Pilih Topik Berbobot)
Catatan umum
yang sering diberikan oleh Asesor Serdos adalah: “Materi terlalu
dangkal/dasar.”
Video PDD-UKTPT
adalah ajang pembuktian kompetensi akademik dan tingkat kedalaman mengajar
Bapak/Ibu di perguruan tinggi. Hindari topik yang sifatnya hanya hafalan atau
sekadar pengertian awal.
Contoh
Perbandingan Topik:
- ❌ Jangan
hanya: "Pengertian dan Jenis-Jenis Sel".
- Gunakan: Analisis mendalam mengenai "Mekanisme
Pembelahan Sel dan Implikasinya pada Kelainan Genetika Manusia".
- ❌ Jangan
hanya: "Definisi Komunikasi Kesehatan".
- Gunakan: "Strategi Komunikasi Perubahan Behavior
dalam Intervensi Kesehatan Masyarakat Berbasis Komunitas".
4. Tunjukkan Penguasaan Materi secara Alami
Pada bagian
rekaman pembelajaran, Asesor ingin melihat seberapa percaya diri dan ahli
Bapak/Ibu dalam membawakan materi.
Indikator
Penguasaan Materi:
- Menjelaskan secara sistematis tanpa terlihat
terus-menerus membaca teks/slide.
- Mampu mengaitkan teori abstrak dengan contoh
penerapan konkret di lapangan/dunia kerja.
- Mampu memberikan analogi yang mudah dipahami
mahasiswa.
- Menguasai dan merujuk referensi ilmiah/buku ajar
terbaru.
Bapak/Ibu
diperbolehkan menggunakan slide presentasi sebagai alat bantu, namun hindari
gaya mengajar yang kaku seperti membaca naskah.
5. Terapkan Unsur D-I-A (Delivery, Interaction, Assessment) secara Jelas
Inilah
"roh" utama dari penilaian PDD-UKTPT Pengajaran Serdos 2026. Video
Bapak/Ibu wajib mendemonstrasikan 3 unsur berikut:
- Delivery (Penyampaian):
Seberapa runtut dan jelas Bapak/Ibu menyampaikan materi pembelajaran serta
ketercapaian CPMK.
- Interaction (Interaksi): Adanya
komunikasi dua arah antara dosen dan mahasiswa. Ajak mahasiswa berpikir
kritis melalui tanya jawab, diskusi kelompok (Small Group Discussion),
atau studi kasus.
- Assessment (Penilaian):
Kejelasan dalam memberikan instruksi evaluasi/tugas (misalnya penyusunan
makalah, resume, atau kuis) beserta kriteria dan indikator penilaian yang
terukur.
π Bonus Poin: Manfaatkan teknologi interaktif
berbasis TIK (seperti Mentimeter, Quizizz, Kahoot, atau fitur Breakout
Room/LMS kampus) untuk menghidupkan suasana kelas.
6. Integrasi Teknologi Pembelajaran (Manfaatkan SISTER & LMS)
Di era
SISTER versi cloud saat ini, bukti fisik dan interaksi digital menjadi
nilai tambah tersendiri.
- Rekaman Daring/Luring:
Bapak/Ibu dapat menggunakan aplikasi seperti Zoom Meeting, Google
Meet, atau OBS Studio jika perkuliahan dilakukan secara
daring/hybrid.
- Tautan Bukti Pembelajaran:
Pastikan seluruh tautan/link materi dan rekaman pembelajaran dapat diakses
publik/bebas (tidak di-private) dan terintegrasi dengan LMS kampus
masing-masing.
7. Perhatikan Durasi Ideal (15–30 Menit)
Sesuai
panduan PDD-UKTPT terbaru, durasi video pengajaran umumnya berkisar antara 15
hingga 30 menit. Pastikan alur video padat, jelas, dan mencakup seluruh
struktur pembelajaran.
Rekomendasi
Pembagian Durasi Video:
- Pendahuluan / Penjelasan RPS (± 3–5 menit):
Pemaparan singkat oleh dosen (menghadap kamera) mengenai CPL, CPMK,
materi, dan bobot penilaian mata kuliah.
- Pelaksanaan Pembelajaran / Kelas (± 10–20 menit):
Cuplikan proses mengajar nyata (termasuk Delivery, Interaction,
Assessment) bersama mahasiswa.
- Penutup Statement (± 1–2 menit):
Kesimpulan singkat dan penutup resmi dari dosen.
Catatan:
Pastikan audio terdengar jernih (gunakan clip-on mic) dan kualitas visual tidak
buram.
8. Gunakan Tautan (Link) Resmi dan Cek Aksesibilitas
Ingat,
pengumpulan berkas Serdos kini terintegrasi secara digital. Bukti video
pengajaran wajib diunggah ke platform berbagi video (seperti YouTube atau
Google Drive) dan tautannya diisikan pada portofolio PDD-UKTPT di SISTER.
π Langkah Krusial Sebelum Submit:
- Set status video menjadi Unlisted atau Public
(Jangan Private).
- Uji coba membuka link video menggunakan Incognito
Window / Mode Penyamaran browser untuk memastikan Asesor bisa langsung
menonton tanpa meminta izin akses (request access).
Penutup: Siapkan dari Sekarang, Tetap Semangat!
Bapak/Ibu
dosen yang luar biasa, persiapan PDD-UKTPT untuk Serdos 2026 tidak perlu
ditunda-tunda. Video pengajaran adalah kesempatan emas untuk menunjukkan
profesionalisme dan dedikasi kita sebagai pendidik di perguruan tinggi.
Langkah Awal
Pekan Ini:
- Cek kesiapan dan pengesahan RPS.
- Tentukan Sub-CPMK dan topik materi yang berbobot.
- Lakukan simulasi/latihan mengajar dengan
menerapkan prinsip D-I-A.
- Minta masukan dari kolega/tim sejawat sebelum
mengunggah berkas akhir.
Semoga
proses penyusunan portofolio Serdos 2026 berjalan lancar dan membuahkan hasil
terbaik! Selamat berkarya!
Contoh Isi video
NASKAH VIDEO PDD-UKTPT PENGAJARAN (SERDOS 2026)
BAGIAN 1: PEMBUKAAN & PEMAPARAN RPS (DELIVERY & ASSESSMENT)Visual: On-Camera (Wajah
Dosen tampak rapi dan formal di depan kamera/ruang kerja). Diselingi dengan
tampilan slide/overlay grafik Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Durasi:
± 4 – 5 Menit Teks / Narasi Pembuka: "Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera untuk kita semua. Perkenalkan, nama saya [Nama
Anda], Dosen Tetap Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat. Pada kesempatan
kali ini, saya akan memaparkan Unjuk Kerja Tri Dharma Perguruan Tinggi
(UKTPT) Unsur Pengajaran untuk mata kuliah Epidemiologi Dasar dengan kode
mata kuliah KKM201 berbobot 2 SKS pada semester berjalan. 1. Deskripsi & Capaian Pembelajaran (CPL & CPMK)Mata kuliah Epidemiologi Dasar
dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep dasar
terjadinya penyakit, ukuran-ukuran frekuensi masalah kesehatan, serta desain
studi epidemiologi. Mata kuliah ini dibebani beberapa
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), di antaranya: ·
CPL-1 (Sikap): Menunjukkan sikap
bertanggung jawab dan beretika ilmiah dalam pengumpulan data kesehatan. ·
CPL-2 (Pengetahuan): Menguasai
konsep dan prinsip ilmiah dasar epidemiologi kesehatan masyarakat. ·
CPL-3 (Keterampilan): Mampu
menganalisis frekuensi dan determinan masalah kesehatan masyarakat secara
terukur. Dari CPL tersebut, diturunkan
menjadi CPMK Mata Kuliah, yaitu mahasiswa mampu menganalisis ukuran frekuensi
penyakit dan mendesain studi epidemiologi dalam pemecahan masalah kesehatan. 2. Materi & Pendekatan Pembelajaran (Delivery & Interaction)Bahan kajian selama 16 minggu
pertemuan meliputi: Konsep Segitiga Epidemiologi, Ukuran Frekuensi Penyakit
(Incidence & Prevalence), Desain Studi Observasional dan Eksperimental,
hingga Investigasi Wabah. Pendekatan pembelajaran dilakukan
dengan metode Case-Based Learning dan Small Group Discussion memanfaatkan
media Slide Presentasi, Learning Management System (LMS) Kampus, serta
aplikasi interaktif seperti Mentimeter. 3. Sistem Penilaian (Assessment) Sistem
penilaian dilakukan secara transparan yang terdiri dari: ·
Keaktifan Diskusi Kelompok &
Interaksi Kelas (15%) ·
Tugas Analisis Kasus / Laporan
Praktikum (25%) ·
Ujian Tengah Semester (30%) &
Ujian Akhir Semester (30%) Selanjutnya,
mari kita saksikan rekaman proses pembelajaran tatap muka/daring untuk topik Ukuran
Frekuensi Penyakit: Insidensi vs Prevalensi." BAGIAN 2: SIMULASI CUPLIKAN PERKULIAHAN (UNSUR D-I-A)Visual: Rekaman suasana kelas
nyata (bisa kelas tatap muka atau kelas online via Zoom). Memperlihatkan
interaksi dosen dan mahasiswa. Durasi: ± 10 – 12 Menit 1. Pembukaan Kelas & Orientasi (± 2 Menit)
2. Delivery / Penyampaian Materi Inti (± 4 Menit)
"Dalam epidemiologi, menentukan frekuensi penyakit tidak cukup hanya
dengan menghitung jumlah orang yang sakit. Kita perlu mengukur Insidensi,
yaitu jumlah kasus baru yang muncul pada populasi berisiko dalam periode
waktu tertentu. Berbeda dengan Prevalensi, yang mengukur total kasus lama dan
baru pada satu titik waktu tertentu..." 3. Interaction / Diskusi & Tanya Jawab (± 4 Menit)
4. Assessment & Penutup Kelas (± 2 Menit)
BAGIAN 3: PENUTUP / CLOSING STATEMENTVisual: On-Camera (Dosen
kembali ke tampilan tunggal menyampaikan pernyataan penutup). Durasi: ± 1 Menit Teks / Narasi Penutup: "Demikianlah paparan Unjuk
Kerja Tri Dharma Perguruan Tinggi (UKTPT) Unsur Pengajaran untuk mata kuliah
Epidemiologi Dasar. Besar harapan saya, proses
pembelajaran ini dapat terus mendorong mahasiswa berpikir kritis serta siap
mengaplikasikan ilmu epidemiologi dalam memecahkan masalah kesehatan
masyarakat di lapangan. Terima
kasih kepada Tim Asesor Sertifikasi Dosen atas perhatiannya.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh." π‘ Tips Pengambilan Video:
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar